PBA UMM News – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Pada Wisuda ke-119 periode ke-3 yang berlangsung pada 26 Agustus 2025, Fransiska Rimelda, mahasiswi PBA FAI UMM, berhasil meraih penghargaan sebagai Wisudawati Terbaik Fakultas Agama Islam sekaligus Wisudawati Terbaik Universitas Muhammadiyah Malang dengan capaian IPK 4.00 (Summa Cum Laude). Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh sivitas akademika PBA dan menjadi bukti nyata kualitas akademik mahasiswa PBA UMM.
Dalam wawancara bersama tim redaksi, Fransiska membagikan perjalanan dan motivasi yang mengiringi keberhasilannya. Ia menuturkan bahwa pencapaian tersebut dipersembahkan untuk kedua orang tuanya, yang selalu menjadi sumber kekuatan dan alasan terbesarnya untuk menyelesaikan studi dengan sungguh-sungguh.

“Saya tahu bahwa kebahagiaan orang tua adalah melihat anaknya menjadi insan berpendidikan. Prestasi ini adalah wujud cinta untuk mereka,” ujar Fransiska. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari PBA UMM, tempat ia menemukan lingkungan belajar yang hangat, suportif, dan penuh kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Fransiska tidak menampik bahwa perjalanan akademiknya juga diwarnai tantangan, terutama dalam mengatasi rasa kurang percaya diri. Ia mengakui bahwa tantangan tersebut menjadi musuh terbesar yang kerap menghambat langkahnya. “Cara saya mengatasinya adalah dengan kembali pada target awal yaitu lulus tepat waktu dan memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Dukungan teman-teman, orang tua, dan para dosen turut menjadi pondasi penting dalam perjalanannya menyelesaikan studi. “Terima kasih kepada bapak kaprodi, ibu sekprodi, tendik PBA, serta seluruh dosen FAI yang selalu memberikan ruang belajar dan kesempatan berkembang,” pungkasnya.

Lebih jauh, Fransiska menyebut bahwa PBA UMM telah memberikan bekal komprehensif untuk masa depannya. Selain kompetensi pedagogik, ia merasa dibekali soft skill yang membuatnya siap memasuki berbagai sektor profesi. Menutup perbincangan, ia menyampaikan pesan penuh semangat kepada mahasiswa PBA UMM agar tidak ragu mengambil peluang selama masa studi.
“Take every chance as an opportunity. Ikutilah berbagai kegiatan, perluas pengalaman, dan berusahalah lulus tepat waktu demi membanggakan orang tua. Kutunggu kabar baik kalian semua, see you on top!,” pesannya.
Selain Fransiska, pada periode wisuda yang sama, Dzikrul Hakim mahasiswa PBA juga meraih IPK yang sama 4.00
Semoga dengan adanya semangat dan contoh nyata dari para lulusan prodi PBA UMM ini, menambah semangat para mahasiswa yang masih berjuang untuk terus berkembang, aktif, dan produktif selama mengikuti studi di prodi PBA UMM. [NS & ATy]