PBA UMM News – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif melalui kegiatan Sitting Class “Interpreting Bahasa Arab”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 08.00 – 10.00 WIB, bertempat di Ruang 502 GKB II Lantai 5, dan dihadiri oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBA UMM bersama HMPS Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan suasana akademik dan proses pembelajaran di Program Studi PBA UMM kepada mahasiswa BSA UAD melalui pengalaman belajar secara langsung di dalam kelas. Dengan konsep sitting class, peserta tidak hanya berkunjung, tetapi juga mengikuti perkuliahan bersama, sehingga dapat merasakan atmosfer pembelajaran yang diterapkan di PBA UMM.

Perkuliahan dipandu oleh Kaprodi PBA UMM, Mochammad Firdaus, B.Ed., M.Ed., yang mengampu mata kuliah “Interpreting Bahasa Arab”. Pada kesempatan tersebut, Firdaus menjelaskan konsep dasar penerjemahan lisan (interpreting), mulai dari terjemahan konsekutif, yaitu penerjemahan yang dilakukan setelah pembicara menyelesaikan sebagian atau seluruh pesannya, hingga terjemahan simultan, yaitu penerjemahan yang dilakukan secara langsung bersamaan dengan penutur berbicara.

Agar mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih nyata, perkuliahan dilanjutkan dengan demonstrasi praktik interpreting. Dua mahasiswa PBA UMM tampil mempraktikkan penerjemahan lisan dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia menggunakan perangkat interpreting system, berupa transmitter dan receiver. Melalui simulasi tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana seorang interpreter menyampaikan pesan secara cepat, tepat, dan tetap mempertahankan makna kepada para pendengar.

Suasana kelas berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan saksama, mulai dari pemaparan materi hingga praktik interpreting. Interaksi yang terjalin selama kegiatan juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan wawasan antara mahasiswa PBA UMM dan BSA UAD, sekaligus mempererat hubungan akademik antarkedua program studi.

Melalui kegiatan Sitting Class “Interpreting Bahasa Arab” ini, Program Studi PBA UMM tidak hanya memperkenalkan kualitas pembelajarannya kepada mahasiswa dari perguruan tinggi lain, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif, aplikatif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi profesional calon pendidik maupun penerjemah bahasa Arab. [NS & ATy]