PBA UMM News – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Kuliah Praktisi Center of Excellence (CoE) Penerjemah Bahasa Arab Batch 4 pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 09.00 – 13.00 WIB, di Ruang Sidang FAI GKB III Lantai 5. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Semester 6 Angkatan 2023 sebagai bagian dari penguatan kompetensi penerjemahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kuliah praktisi menghadirkan Muhammad Afif Musthofa, Founder Licolize Communications, yang memaparkan perkembangan teknologi penerjemahan di era digital. Ia menjelaskan, bahwa teknologi memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan efisiensi, menjaga konsistensi dan akurasi, menghemat biaya, serta mempermudah kolaborasi dalam proses penerjemahan.
Namun, teknologi juga menghadirkan tantangan dari sisi teknis, linguistik, profesionalitas, ekonomi, dan etika. Pesan utama yang ditekankan adalah bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran manusia. Hasil terjemahan mesin, tetap memerlukan post-editing agar sesuai dengan konteks, budaya, dan kaidah bahasa yang tepat.

Tidak hanya memperoleh materi konseptual, peserta juga diajak mengikuti sesi praktik secara langsung. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai Computer Assisted Translation (CAT) Tools yang umum digunakan oleh para penerjemah profesional. Salah satu aplikasi yang dipelajari adalah Smartcat, di mana pemateri membimbing peserta secara bertahap mulai dari proses registrasi, pengenalan fitur-fitur utama, hingga praktik menerjemahkan dokumen menggunakan platform tersebut.
Selain Smartcat, mahasiswa juga memperoleh pelatihan menggunakan aplikasi Subtitle Edit, sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat dan menyunting subtitle pada video. Pada sesi ini, peserta mempraktikkan cara menambahkan subtitle secara sistematis sehingga hasil terjemahan dapat diaplikasikan pada konten audiovisual, sebuah keterampilan yang semakin dibutuhkan di era digital.

Sepanjang kegiatan, suasana kuliah berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Mahasiswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba langsung berbagai fitur yang diperkenalkan. Kombinasi antara penyampaian materi yang aplikatif dan praktik langsung memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai profesi penerjemah modern.
Melalui kegiatan Kuliah Praktisi CoE Penerjemah Bahasa Arab ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UMM menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia profesional. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik yang diperoleh, diharapkan mahasiswa PBA UMM mampu menjadi penerjemah bahasa Arab yang tidak hanya menguasai bahasa, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan profesional. [NS & ATy]