PBA UMM News – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan YAA HAJ HAJ (Layaali Ibtihaj Wa Intihaj) Juz 4 pada Sabtu-Ahad, 11-12 Juli 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo, Malang. Kegiatan ini diikuti oleh 65 mahasiswa dari tiga angkatan, yaitu 2023, 2024, dan 2025, yang dibagi ke dalam 13 kelompok dengan nama-nama kota bersejarah di dunia Arab, yakni Makkah, Madinah, Yerussalem, Damaskus, Baghdad, Cairo, Alexandria, Doha, Dubai, Abu Dhabi, Muscat, Oman, dan Riyadh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses berkumpul di titik kumpul pelataran parkir 1 Masjid A.R. Fachruddin Lantai 1 pada pada hari Sabtu pukul 08.30 dan dilanjutkan dengan pemberangkatan ke lokasi bumi perkemahan Bedengan Malang.

Pada pukul 13.00 WIB diadakan pembukaan yang diawali sambutan sekaligus pengantar dari Kaprodi PBA UMM, Mochammad Firdaus, M.Ed., kemudian secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMM, Dr. Imamul Hakim, S.E., M.Sh. Dalam sambutannya, Imam menyampaikan bahwa YA HAJ HAJ bukan sekadar kegiatan kebersamaan, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kebahasaan, karakter, serta semangat berkolaborasi.

Usai pembukaan, peserta mengikuti Halaqah Kebahasaan yang dikemas dalam dua sesi. Sesi pertama dipandu oleh Kaprodi PBA melalui berbagai permainan edukatif yang mengasah kemampuan berbahasa Arab. Mahasiswa diajak menyusun potongan-potongan kosakata menjadi kalimat yang benar, kemudian melanjutkan permainan bola estafet yang dipadukan dengan tantangan kebahasaan. Ketika musik berhenti, peserta yang memegang bola harus menjawab pertanyaan atau menyelesaikan tantangan seputar bahasa Arab, sehingga suasana belajar terasa aktif, menyenangkan, sekaligus menantang.

Pada sesi kedua, mahasiswa mendapatkan pelatihan Seni Kaligrafi Bahasa Arab bersama Ust. Nanang Khosim, Pendiri Kaligrafi Mavaz. Melalui pendampingan secara langsung, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar penulisan khat, mulai dari teknik membentuk huruf hijaiyah hingga praktik menulis kaligrafi dengan memperhatikan kaidah dan keindahannya.

Memasuki malam hari, suasana berlanjut dalam Malam Keakraban yang menjadi ruang refleksi dan silaturahmi antara mahasiswa dan dosen. Dalam sesi ini, mahasiswa menyampaikan aspirasi, kesan, dan harapan bagi kemajuan Program Studi PBA. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pentas Seni Arabi dan Unggun Gembira, di mana setiap kelompok menampilkan kreativitas terbaik mereka melalui beragam pertunjukan, seperti musikalisasi puisi Arab, radio drama berbahasa Arab, pantomim, interpreting bahasa Arab, ghinā’ ‘Arabī, serta berbagai penampilan kreatif lainnya yang mencerminkan bakat dan kecintaan terhadap bahasa Arab.

Pada hari kedua, seluruh peserta mengikuti kegiatan outbound yang dipandu oleh tim Santri Event. Berbagai permainan kolaboratif dirancang untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti kerja sama, komunikasi, kekompakan, kepemimpinan, dan kejujuran. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadikan setiap tantangan sebagai pengalaman berharga yang mempererat hubungan antarmahasiswa lintas angkatan.

Melalui YAA HAJ HAJ Juz 4, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UMM kembali menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan rasa kekeluargaan. Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar, berkarya, dan bertumbuh bersama dalam keluarga besar PBA UMM. [NS & ATy]


